Ticker

6/recent/ticker-posts

Komponen Mesin 2 tak, Lengkap dengan Fungsinya

Komponen Mesin 2 tak, Lengkap dengan Fungsinya

Mungkin salah satu dari Anda merupakan pencinta motor RX King. Motor keluaran tahun 90 an hingga tahun 2000 an memang masih banyak yang menggunakan mesin 2 tak.  Beberapa keluaran sepeda motor, seperti Kawasaki Ninja R dan RR, RX King, hingga Vespa, masih menggunakan mesin 2 tak.

Mesin 2 tak (two stroke engine), memiliki sebuah siklus yang terjadi pada sekali putaran engkol untuk melakukan pembakaran sekaligus konversi energi. Sehingga setiap siklus pada motor 2 tak hanya berlangsung satu putaran.

Meski mesin 2 tak dan 4 tak membutuhkan jenis BBM yang sama, namun kedua mesin ini memiliki komponen yang berbeda. 

Komponen Pada Mesin 2 Tak (Two Stroke Engine)

1. Head Cylinder

Pada sistematis mesin 2 tak, head cylinder memiliki 2 fungsi, yaitu menutup rongga silinder, dan tempat terjadinya pembakaran. Berbeda dengan mesin 4 tak, pada jenis ini head cylinder tidak menggunakan klep, dan juga noken as.

Head pada mesin 2 tak hanya berfungsi sebagai komponen terjadinya pembakaran, dan pada head cylinder terdapat sebuah lubang untuk tempat busi, sebagai pemantik api pembakaran.

2. Blok Mesin

Pada mesin 2 tak, blok mesin dipakai untuk merubah energi dari pembakaran, menjadi energi gerak. Komponen ini memiliki fungsi untuk tempat piston, dan memiliki rongga, pada bagian dalamnya. Piston pada mesin 2 tak akan bergerak naik turun, seiring dengan pembakaran yang terjadi pada cylinder head.

3. Piston

Piston merupakan sebuah komponen yang ada pada mesin 2 dan 4 tak. Komponen ini memiliki bentuk tabung, yang memiliki ukuran diameter tertentu. Piston terletak pada bagian dalam rongga silinder. Fungsi piston adalah mengatur besar, atau kecilnya ruang bakar.

4. Stang piston

Stang piston, atau connecting road merupakan sebuah penghubung antara piston, dengan poros engkol. Disaat piston bergerak keatas dan kebawah, maka yang menghubungkannya dengan poros engkol, yaitu stang piston.

Fungsi dari komponen satu ini tidak boleh disepelekan. Apabila stang piston mengalami kerusakan seperti patah, atau bengkok, maka seluruh komponen pada ruang bakar akan kacau.

5. Poros Engkol

Komponen ini memiliki cara kerja yang hampir sama dengan pedal sepeda. Pada sistem mesin 2 tak, kaki yang mengkayuh sepeda dapat dianggap sebagai piston dan connecting road. Komponen ini ini harus memiliki daya tahan, dan kekuatan untuk menahan dorongan piston kebawah.

Inilah penyebabnya, mengapa pada mesin silinder tunggal, komponen poros engkol diberi pemberat, agar putaran mesin menjadi stabil.

6. Intake Port

Pada mesin 2 tak, intake port merupakan sebuah saluran untuk tempat masuknya, campuran bensin dan udara, menuju poros engkol. Pada siklus pembakaran mesin 2 tak, campuran bensin akan disalurkan menuju ruang bakar, setelah selesai 1 siklus pembakaran.

Disinilah perbedaan antara mesin 2 tak dengan mesin 4 tak. Saluran intake pada mesin 2 tak secara langsung terbung dengan ruang engkol.

7. Exhaust Port

Exhaust port merupakan sebuah lubang, yang merupakan saluran untuk gas buang pada sisa pembakaran mesin. Pada sistem mesin dua tak, exhaust port tidak memiliki mekanisme katup, karena mesin 2 tak memanfaatkan pergerakan piston sebagai pembuka dan penutup saluran.

8. Transfer Port

Fungsi dari transfer port pada mesin duua tak adalah tempat mengalirnya campuran udara dan bensin dari karburator, menuju ruang bakar. Cara kerja dari transfer port yaitu saat piston bergerak ke bawah, secara otomatis transfer port akan terbuka.

Hingga gerakan piston menimbulkan dorongan di ruang engkol, dan udara pada ruang engkol akan naik melalui saluran tranfer pada mesin 2 tak.

9. Busi

Pada sistem mesin 2 tak dan 4 tak, busi memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai komponen yang memberi percikan api untuk pembakaran. Pada mesin 2 tak, telak busi biasanya berada tepat di tengah lubang silinder. Hal ini mengakibatkan pembakaran pada mesin 2 tak, lebih terpusat.

Mesin 2 tak sudah terbukti menghasilkan sebuah tenaga yang lebih besar dibandingkan dengan mesin 4 tak, akan tetapi mesin 2 tak memiliki sejumlah kekurangan.

Diantarnya mesin ini termasuk boros dalam mengkonsumsi BBM. Selain itu, mesin ini menghasilkan suhu yang panas pada mesin dan juga polusi udara yang pekat pada sisa gas pembakarannya.


Posting Komentar

0 Komentar