Ticker

6/recent/ticker-posts

Kenali, Sistem Injeksi pada Motor, dan Komponen Pendukungnya


Kenali, Sistem Injeksi pada Motor, dan Komponen Pendukungnya

Sistem injeksi pada sepeda motor adalah sebuah teknologi yang terdapat pada sebuah mesin, untuk mencampur bahan bakar dengan udara sebelum proses pembakaran. 

Penggunaan sistem injeksi untuk bahan bakar, mampu meningkatkan tenaga mesin dibandingkan dengan penggunaan karburator, hal itu karena injektor membuat bahan bakar tercampur secara homogen dan efisien.

Teknologi injeksi sudah diterapkan pada sebuah sistem mesin kendaraan sejak tahun 1980. Motor yang pertama kali menggunakan sistem ini adalah honda CX 500 Turbo. Dan mulai diterapkan dan dikembangkan pada tahun 2009.

Penemu sistem injeksi bahan bakar pada sebuah mesin adalah Robert Bosch. Ia menemukan sistem ini pada tahun 1927, dan digunakan pertama kali pada sistem mesin diesel.

Dari tahun 2013 hingga kini, pemerintah mewajibkan semua pabrikan kendaraan bermotor untuk menerapkan sistem injeksi. Sistem ini ternyata dapat mengurangi polusi udara.

1. Cara Kerja Sistem Injeksi

Tipe pengkabutan bahan bakar pada sebuah mesin kendaraan bermotor ada dua jenis, yaitu karburator dan injeksi. Pada sistem pembakaran injeksi sudah menerapkan sebuah sistem yang terprogram secara komputer, sehingga mendapatkan rasio AFR yang pass dan optimal.

AFR

AFR atau Air fuel ratio,  harus benar benar pass dan optimal pada motor injeksi khususnya pada bagian komponen injektor, maka harus mengandalkan program komputer untuk mengontrol AFRnya

Perangkat yang digunakan mengatur sebuah injektor dinamakan dengan ECM, yang merupakan kepanjangan dari Electronik control module

Electronic Control Module

ECM (Electronic control module),  memiliki beberapa settingan dan juga kontrol yang sudah memiliki standard dari pabriknya . ECM dapat mengkontrol besaran bahan bakar dan juga volume udara yang dibutuhkan kendaraan bermotor.

Sistem injeksi memiliki sebuah cara kerja mengontrol aliran bahan bakar secara elektronik, mulai dari tangki hingga masuk ke ruang bakar.

Aliran bahan bakar ini diproses dalam bentuk kabut dengan volume, sesuai permintaan mesin. Teknologi injeksi tentu lebih irit dari teknologi pengabut bahan bakar karburator.

2. Kelebihan dan Kekurangan Sistem Injeksi

Sistem yang berperan dalam pengkabutan bahan bakar ini ternyata memiliki kelebihan, dan kekurangannya. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Kelebihan sistem injeksi:

  • Pembakaran lebih sempurna
  • Konsumsi yang optimal dan efisien 
  • Sudah mengguanakan sistem otomatis, sehingga tidak ribet untuk penyetelan
  • Tidak susah untuk perawatan dan servis

Kekurangan sistem injeksi:

  • Sedikit yang paham untuk mengatasi kerusakan pada sistem injeksi
  • Part dan komponennya memiliki harga yang mahal
  • Sangat sensitif terhadap komponen kelistrikan pada motor
  • Sulit untuk di modifikasi

3. Komponen pada Sistem Injeksi

Beberapa komponen pada sebuah sistem injeksi adalah:

ECM (Electronic Control Mode)

Komponen ini bertugas sebagai penerima sinyal yang berasal dari berbagai sensor. ECM ini lah yang mengelola data untuk membandingkan dengan parameter yang ada, kemudian memberikan perintah pada actuator untuk melayani semua yang dibutuhkan oleh mesin.

TP (Trottle Position Sensor)

Komponen ini bertugas sebagai pendeteksi pada bagian derajat pembukaan skep gas, yang bisa mempengaruhi pada beban maksimal dan juga beberapa beberapa faktor seperti air fuel, rasio koreksi, akselarsi dan deklerasi.

BAS (Bank Angle Sensor)

Komponen ini berfungsi sebagai otomatis untuk mematikan mesin, ketika mesin berapa pada kemiringan 55,5 derajat. Sistem ini diterapkan untuk menghindari terjadinya mesin terbakar.

MAP (Manifold Absolute Pressure)

Komponen ini merupakan pendekteksi bagian kevakuman yang ada pada intake manifold

Fuel Pump

Komponen ini berfungsi untuk memompa dan mengalirkan bahan bakar dari tangki, sesuai dengan kebutuhan pembakaran pada mesin.

Injektor 

Injektor adalah komponen berfungsi menyemprotkan bahan bakar, yang dipasok dari fuel pump. Injektor terdiri dari beberapa komponen, yaitu kasa saringan bahan bakar, solenoid coil, pluger, spring dan nozzle plat.


Posting Komentar

0 Komentar